Tampilkan postingan dengan label film. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label film. Tampilkan semua postingan

Rabu, 01 Januari 2014

Satu dekade telah berlalu. Film horor modern kini lebih sering mengandalkan efek komputer yang dipercaya bisa menakut-nakuti penonton.
Namun sebagai pecinta horor sejati, tetap perlu adanya unsur nyata dalam  film yang dibuat dengan efek sederhana namun sukses membuat penonton berteriak.
Di bawah ini terdapat 12 horor modern dari 2000 hingga 2010 yang sukses membuat penonton berteriak ketakutan. Tak percaya? Silahkan buktikan sendiri kalau berani! 

1. Paranormal Activity [2007]

Jika ditanya apa film horor paling fenomenal satu dekade ini, jawabannya adalah PARANORMAL ACTIVITY. Film ini berkonsentrasi pada aktifitas mistik di rumah pasangan muda. Penasaran dengan apa yang terjadi, mereka memasang kamera night vision untuk merekam peristiwa tersebut hingga teror kemudian dimulai. Bisa dibilang PARANORMAL ACTIVITY memiliki ide orisinal yang patut diacungi jempol. Meski kualitas sekuel-sekuelnya cenderung gagal melakukan treatment layaknya prekuel, seri horor yang sudah memasuki babak keempat ini tetap diminati pecintanya. 

2. The Descent [2005]

Pernah mendengar judul film satu ini? THE DESCENT adalah film rilisan yang menjadi salah satu horor dengan ketegangan paling intens.
Film yang disutradarai oleh Neil Marshall ini berkisah tentang sekelompok gadis yang melakukan pendakian ke gunung hingga akhirnya terjebak di sebuah gua. Tak hanya panik karena bingung menemukan jalan keluar, gadis-gadis ini juga panik karena tak hanya mereka yang hidup di tempat tersebut. 

3. [REC] [2007]

[REC] (2007) adalah film asal Spanyol yang di-remake oleh Hollywood dengan judul QUARANTINE (2008). Hasil remake sebenarnya tak jauh beda meski lebih unggul di berbagai sisi. [REC] alurnya berjalan cukup lambat. Namun secara pelan tapi pasti teror menyeramkan pun di mulai saat petugas pemadam kebakaran memasuki sebuah apartemen dan tak bisa keluar.
4. The Ring [2002]
 
 THE RING adalah salah satu film horor yang bakal membuatmu takut gelap seperti anak kecil. Film yang merupakan remake horor Jepang ini berkisah tentang video rekaman yang membuat penontonnya meninggal setelah tujuh hari.
Saat tokoh utama menyelidiki asal usul dari teror video tersebut, tempo film akan membuatmu tak tenang bahkan setelah rahasia demi rahasia terbongkar.

5. Lake Mungo [2008]

 
LAKE MUNGO bisa dibilang sebagai mockumentary terbaik sejauh ini. Berkisah tentang keluarga kecil di Australia yang mengalami fenomena mistik setelah salah satu anak gadis keluarga tersebut ditemukan tenggelam di bendungan.
Keseraman LAKE MUNGO dibangun secara perlahan. Meski tanpa sosok menyeramkan, Joel Anderson berhasil menakuti sepanjang film berlangsung.

6. The Orphanage [2007]

 
 THE ORPHANAGE adalah film horor Spanyol besutan Juan Antonio Bayona yang baru-baru ini merilis THE IMPOSSIBLE. Film ini mengisahkan tentang seorang wanita yang membuka kembali panti asuhan.
Meski menghadirkan momen-momen horor klise, pada babak akhir penonton akan dibuat melompat dari kursi. Ingin membuktikan?

7. 28 Days Later... [2002]

 
 28 DAYS LATER... Dianggap sebagai klasik modern dalam genre horor dan itu hal yang bagus karena memberikan dua jenis ketakutan.
Pada paruh pertama film menyorot cara bertahan hidup dari zombie sehingga banyak adegan yang begitu intens. Namun pada paruh kedua lebih berkonsentrasi pada thriller psikologis.

8. Shutter [2004]

 
 ShHUTTER adalah horor Thailand sukses yang dibintangi oleh Ananda Everingham. Film yang disutradarai oleh Banjong Pisanthanakun dan Parkpoom Wongpoom ini telah di-remake oleh Hollywood meski hasilnya bahkan tak menyamai.
SHUTTER berkisah tentang fotografer muda yang menemukan bayangan aneh pada foto-foto yang mengarah pada sebuah kejadian supranatural. Menonton film ini akan membuat Anda melompat ketakutan bahkan berteriak nyaring.

9. Session 9 [2001]

 
 Film horor arahan Brad Anderson ini menggabungkan dua unsur yakni horor psikologis dengan atmosfer yang menyeramkan. Dan hal tersebut berhasil membuat film ini benar-benar mengerikan.
SESSION 9 berkisah tentang sekelompok orang yang bertugas membersihkan sebuah asbes rumah sakit jiwa. Saat itulah mereka menemukan kaset berisi rekaman seorang pasien dengan kepribadian ganda.

10. The Exorcism of Emily Rose [2005]

 
 Idenya memang tak orisinal karena sudah ada THE EXORCIST (1973) yang sukses menjadi horor klasik. Namun THE EXORCISM OF EMILY ROSE yang berdasarkan kisah nyata mampu membuat penonton benar-benar terkejut.

11. A Tale of Two Sisters (Movie - 2003)

http://irishgothichorrorjournal.homestead.com/Tale-of-Two-Sisters.jpg 
Su Mi dan Su Yeon baru saja tiba di rumah lamanya. Mereka disambut ramah oleh ibu tirinya, Eun Joo. Namun sebenarnya Su Mi sangat benci pada ibu tirinya tersebut. Karena sebenarnya Su Mi tahu kalau ibu tirinya itu sering menyiksa adiknya, Su Yeon secara diam-diam. Su Yeon memang anak yang pendiam dan penakut jadi ia tak pernah bercerita apapun tentang apa yang dilakukan oleh ibu tirinya itu pada siapapun.
Selama di rumah itu, banyak yang terjadi. Eun Joo kehilangan burung kesayangan dan menemukan burung itu tergeletak mati di tempat tidur Su Yeon. Dan karena itulah Eun Joo kembli menyiksa Su Yeon yang tidak tahu apa-apa dan mengurung Su Yeon di dalam lemari.
Setelah manemukan adiknya terkurung di dalam lemari, kebencian Su Mi pada Eun Joo makin mendalam. Apalagi ia juga menemukan foto-foto Eun Joo bersama ayahnya ketika Ibu kandungnya masih hidup. Su Mi pun melaporkan tindakan yang dilakukan oleh Eun Joo terhadap adiknya kepada Ayahnya. Namun bukannya membelanya, ayahnya malah mengatakan hal yang mengejutkan tentang Su Yeon. Kenyataan yang Su Mi tidak ingin mempercayainya.
Esoknya, Su Mi tidak menemukan Su Yeon dimanapun. Ia hanya menemukan sebuah karung penuh darah yang ia duga adalah Su Yeon yang telah dibunuh oleh Eun Joo. Su Mi pun pergi menemui Eun Joo. Dan terjadilah pertengkaran sampai akhirnya ia pingsan.
Setelah bangun dari pingsannya ia menemukan kenyataan yang mengejutkan. Kenyataan yang membuatnya harus dirawat di rumah sakit jiwa untuk mendapatkan perawatan khusus.
Film ini adalah film yang sudah cukup lama. Bisa dibilang ini film horor korea pertama yang aku nonton. Klo ga salah aku nontonnya waktu SMP. Makanya aku nyari film ini agak susah dan baru nemuin di youtube. Film ini juga kabarnya telah diadaptasi oleh Hollywood, tapi aku lupa judulnya.

12. Jelangkung [2001]

 
 JELANGKUNG adalah pionir horor Indonesia setelah perfilman nasional mengalami mati suri. Film yang disutradarai oleh Jose Poernomo dan Rizal Mantovani ini sukses mengeruk banyak penonton pada masanya.
JELANGKUNG berkisah tentang 4 sahabat yang terobsesi dengan legenda urban hingga suatu hari terkena teror saat salah satu dari mereka bermain jelangkung di tengah kuburan.
 
 
 
sumber

Minggu, 08 Desember 2013

1. Loetoeng Kasaroeng (1926)
http://blogspot.com
Loetoeng Kasaroeng adalah sebuah film Indonesia tahun 1926. Meskipun diproduksi dan disutradarai oleh pembuat film Belanda, film ini merupakan film pertama yang dirilis secara komersial yang melibatkan aktor Indonesia.

2. Eulis Atjih (1927)
http://blogspot.com
Sebuah film bisu bergenre melodrama keluarga, film ini disutradarai oleh G. Kruger dan dibintangi oleh Arsad & Soekria. Film ini diputar bersama-sama dengan musik keroncong yang dilakukan oleh kelompok yang dipimpin oleh Kajoon, seorang musisi yang populer pada waktu itu. Kisah Eulis Atjih, seorang istri yang setia yang harus hidup melarat bersama anak-anaknya karena ditinggal suaminya yang meninggalkannya untuk berfoya-foya dengan wanita lain, walaupun dengan berbagai masalah, akhirnya dengan kebesaran hatinya Eulis mau menerima suaminya kembali walaupun suaminya telah jatuh miskin.

3. Lily Van Java (1928)
http://blogspot.com
Film yang diproduksi perusahaan The South Sea Film dan dibuat bulan Juni 1928. Bercerita tentang gadis yang dijodohkan orang tuanya padahal dia sudah punya pilihan sendiri. Pertama dibuat oleh Len H. Roos, seorang Amerika yang berada di Indonesia untuk menggarap film Java. Ketika dia pulang, dilanjutkan oleh Nelson Wong yang bekerja sama dengan David Wong, karyawan penting perusaahaan General Motors di Batavia yang berminat pada kesenian, membentuk Hatimoen Film. Pada akhirnya, film Lily van Java diambil alih oleh Halimoen. Menurut wartawan Leopold Gan, film ini tetap digemari selama bertahun-tahun sampai filmnya rusak. Lily van Java merupakan film Tionghoa pertama yang dibuat di Indonesia.

4. Resia Boroboedoer (1928)
http://blogspot.com
Film yang diproduksi oleh Nancing Film Co, yang dibintangi oleh Olive Young, merupakan film bisu yang bercerita tentang Young pei fen yang menemukan sebuah buku resia (rahasia) milik ayahnya yang menceritakan tentang sebuah bangunan candi terkenal (Borobudur). Diceritakan juga di candi tersebut terdapat sebuah harta karun yang tak ternilai, yaitu guci berisi abu sang Buddha Gautama.

5. Setangan Berloemoer Darah (1928)
Film yang disutradarai oleh Tan Boen San, setelah pencarian di beberapa sumber, sinopsis film ini belum diketahui secara pasti.

6. Njai Dasima I (1929)
http://blogspot.com
Film ini berasal dari sebuah karangan G. Francis tahun 1896 yang diambil dari kisah nyata, kisah seorang istri simpanan, Njai (nyai) Dasima yang terjadi di Tangerang dan Betawi/Batavia yang terjadi sekitar tahun 1813-1820-an. Nyai Dasima, seorang gadis yang berasal dari Kuripan, Bogor, Jawa Barat. Ia menjadi istri simpanan seorang pria berkebangsaan Inggris bernama Edward William. Oleh sebab itu, akhirnya ia pindah ke Betawi/Batavia. Karena kecantikan dan kekayaannya, Dasima menjadi terkenal. salah seorang penggemar beratnya Samiun yang begitu bersemangat memiliki Nyai Dasima membujuk Mak Buyung untuk membujuk Nyai Dasima agar mau menerima cintanya. Mak buyung berhasil membujuk Dasima walaupun Samiun sudah beristri. Hingga akhirnya Nyai Dasima disia-siakan Samiun setelah berhasil dijadikan istri muda.

7. Rampok Preanger (1929)
Ibu Ining tidak pernah menduduki bangku sekolah, tahun 1920-an adalah seorang penyanyi keroncong terkenal pada Radio Bandung (NIROM) yang sering pula menyanyi berkeliling di daerah sekitar Bandung. Kemudian ia memasuki dunia tonil sebagai pemain sekaligus sebagai penyanyi yang mengadakan pagelaran keliling di daerah Priangan Timur. Main film tahun 1928 yang berlanjut dengan 3 film berikutnya. Film-film itu seluruhnya film bisu. Ketika Halimoen Film ditutup tahun 1932, hilang pulalah Ibu Ining dari dunia film. Namun sampai pecahnya PD II, ia masih terus menyanyi dan sempat pula membuat rekaman di Singapura dan Malaya. Pada tahun 1935 ia meninggal dunia dalam usia 69 tahun karena sakit lever.

8. Si Tjonat (1929)
Cerita dalam film ini berputar pada kisah seseorang yang dijuluki si Tjonat. Nakal sejak kecil, si Tjonat (Lie A Tjip) melarikan diri ke Batavia (Jakarta) setelah membunuh temannya. Di kota ini ia menjadi jongos seorang Belanda, bukannya berterima kasih karena mendapat pekerjaan, ia juga menggerogoti harta nyai tuannya itu. Tak lama kemudian ia beralih profesi menjadi seorang perampok dan jatuh cinta kepada Lie Gouw Nio (Ku Fung May). Namun cintanya bertepuk sebelah tangan, penolakan Gouw Nio membuatnya dibawa lari oleh si Tjonat. Usaha jahat itu dicegah oleh Thio Sing Sang (Herman Sim) yang gagah perkasa.

9. Si Ronda (1930)
http://blogspot.com
Film ini disutradaria oleh Lie Tek Swie & A. LOEPIAS (Director of Photography), dan dibintangi oleh Bachtiar Efendy & Momo. Film ini bercerita tentang kisah seorang jagoan perkelahian yang mengandung unsur kebudayaan Cina.

10. Boenga Roos dari Tjikembang (1931)
http://blogspot.com
Film bersuara pertama di Indonesia, film ini menceritakan tentang hubungan antar etnis Cina & pribumi. Dalam film ini, The Teng Chun bertindak sebagai sutradara dan kamera. Cerita ini dikarang oleh Kwee Tek Hoay dan pernah dipentaskan Union Dalia Opera pada 1927, meskipun cuma ringkasan cerita saja, yaitu tentang Indo-Tiongha. Dan film ini diberitakan oleh pengarangnya film Cina buatan Java ini adalah karya Indo-Tiongha.

Bonus
Darah dan Doa (1950), film pertama Indonesia yang dibuat oleh orang Indonesia
http://blogspot.com
Darah dan Doa adalah sebuah film Indonesia karya Usmar Ismail yang diproduksi pada tahun 1950 dan dibintangi oleh Faridah. Film ini merupakan film Indonesia pertama yang sepenuhnya dibuat oleh warga pribumi. Film ini ialah produksi pertama Perusahaan Film Nasional Indonesia (Perfini), dan tanggal syuting pertama film ini 30 Maret 1950, yang kemudian dirayakan sebagai Hari Film Nasional. Kisah film ini berasal dari skenario penyair Sitor Situmorang, menceritakan seorang pejuang revolusi Indonesia yang jatuh cinta kepada salah seorang Belanda yang menjadi tawanannya.

Sumber : perfilman.pnri.go.id

Sabtu, 23 November 2013

- Proses pembuatan film yang berkualitas tentu saja tidak mudah dan terkadang terdapat kendala didalamnya, bahkan ada juga film yang harus menelan korban jiwa saat proses syuting, baik itu korban jiwa dari sang aktor, stunt man ataupun kru. Berikut 10 Film yang memakan korban jiwa dalam proses pembuatannya.

10. Twilight Zone
Korban : Vic Morrow dan aktor cilik Myca Dinh Le (umur 7) dan Renee Shin-Yi Chen (umur 6).
Selama segmen film yang diarahkan oleh John Landis pada 23 Juli 1982, aktor Vic Morrow dan aktor cilik Myca Dinh Le (umur 7) juga Renee Shin-Yi Chen (umur 6) meninggal dalam kecelakaan yang melibatkan sebuah helikopter yang digunakan. Helikopter yang telah berada di ketinggian hanya 25 kaki (8 meter), terlalu rendah untuk menghindari ledakan yang digunakan pada pembuatan ledakan.
Kecelakaan ini menyebabkan larangan terhadap dunia film untuk melarang anak-anak terlibat dalam kegiatan berbahaya di film.

9. Top Gun
Korban : Art Scholl.
Pilot aerobatic terkenal, Art Scholl, yang direkrut untuk melakukan penerbangan di film untuk menghasilkan gambar yg sempurna untuk film. Di dalam naskah Art scholl disuruh untuk melakukan flat spin, tetapi Scholl tidak dapat mengendalikan dan akhirnya pesawat yg diterbangkannya jatuh ke Samudra Pasifik di bagian selatan pantai California. Penyebab kecelakaan tetap tidak diketahui. Top Gun didedikasikan untuk mengingat Art Scholl.

8. The Return of the Musketeers
Korban : Roy Kinnear.
Pada 20 September 1988, Madrid, Spanyol, aktor Roy Kinnear patah tulang pinggangnya setelah jatuh dari kuda lalu dia tak dapat ditolong lagi.

7. The Flight of the Phoenix
Korban : Paul Mantz.
Di film produksi 1965, Paul Mantz tidak menggunakan stunt untuk menerbangkan pesawat asli untuk hasil film yang maksimal, tetapi dia melakukan kesalahan pada saat manuver take-off.

6. Jumper
Korban : David Ritchie.
Untuk pembuatan set di salah satu adegan Samuel Jackson, menggunakan bahan2 campuran dari pasir, tanah dan es. Crew produksi David Ritchie tertimpa pasir beku dan tanah yang ingin di bongkar di salah satu set outdoor, dimana cuaca disaat itu pun sedang dalam keadaan sangat dingin.

5. xXx
Korban : Harry L Oconnor.
Salah satu stunt Van Diesel untuk melakukan parasailing, tetapi naas karena menabrak jembatan.

4. The Final Season
Korban : Roland Schlotzhauer.
Kameramen terkenal yang selalu mengambil gambar berkualitas dari helikopter, naas dibulan oktober 2007, helikopter yg digunakan untuk mengambil gambar di film ini terjatuh.

3. Troy
Korban : George Camilleri.
Stuntman dari Brad Pitt patah tulang kakinya pada saat melakukan adegan, dan tidak tertolong lagi ketika dibawa ke RS karena pembekuan darah di lukanya.

2. The Crow
Korban : Brandon Lee (Putra Bruce Lee).
Pada tanggal 31 Maret 1993 di North Carolina studios, Wilmington NC. Pada sisa 8 hari untuk penyelesaian film tersebut, ada set dimana Lee (Eric Draven) menyaksikan tunangannya akan diperkosa oleh Michael Masse, didalam set itu Michal masse menembak Eric Draven dan ternyata senjatanya terisi dengan peluru asli.

1. Enter the Dragon
Korban : Bruce Lee.
Sedang menyelesaikan dubing di film tersebut, dia tewas di kamar mandi karena pembengkakan otaknya. Banyak spekulasi yg beredar bahwa dia tewas karena dikasi racun atau karena ganja.

sumber: kaskus.us

Rabu, 13 November 2013

film biru

Film biru atau blue film (BF) mampu menaikkan gairah sampai level tertinggi. Film yang berisi adegan “ranjang bergoyang” ini, bahkan sudah menjadi industri yang cukup laris di Amerika dan Jepang. Konsumennya tidak hanya pria. Wanita pun banyak yang tertarik melihatnya meski tidak terlalu terbuka mengungkapkannya.
Ada beberapa alasan yang melandasi keinginan wanita untuk melihat BF:
  • Pengantar masturbasi
Adegan BF kerap dijadikan cara untuk meningkatkan libido wanita. Saat wanita sudah merasa sangat terangsang, maka dilanjutkannya dengan masturbasi untuk mendapatkan kenikmatan seksual.
  • Pembangkit gairah saat foreplay
Bagi suami istri, kadang menjadikan BF sebagai cara untuk makin terangsang. Perlu diketahui, ada beberapa wanita yang kadang sulit terangsang. Dengan melihat BF, wanita tersebut dapat bergairah dan berlanjut dengan seks bersama pasangannya.
  • Mendapatkan tips seks
Adegan dalam BF menjadi “pelajaran” bagi wanita dalam memerlakukan diri kala menjalani hubungan seks bersama pasangan resminya. Misalnya, mengetahui gaya missionari, blowjob, atau doggy. Namun perlu dipahami, semua adegan dalam BF adalah akting semata. Paling baik adalah mencari sendiri gaya bercinta Anda dengan pasangan untuk seks yang lebih baik.
  • Penasaran
Sebagian wanita melihat BF karena penasaran. Mereka ingin tahu apa itu BF seperti yang dilihat para pria.
  • Mamanjakan fantasi
Salah satu cara menjaga seks tetap “panas” adalah memperbarui fantasi seks ketika berhubungan badan. Wanita, yang biasanya untuk berfantasi, menggunakan BF sebagai salah satu jalan memanjakan fatasi seksnya.

sumber: http://sidomi.com
Subscribe to RSS Feed Follow me on Twitter!