Tampilkan postingan dengan label para. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label para. Tampilkan semua postingan

Senin, 02 Desember 2013

Ayam Tanpa Bulu Telah Berhasil Dikembangkan oleh Para Ilmuwan,
Seorang ahli genetika Israel, Avigdor Cahaner, menghasilkan genetik ayam tak berbulu pertama di dunia di fakultas genetika Rehovot Agronomy Institute dekat Tel Aviv, Israel.

Ayam dengan kulit telanjang diciptakan dengan perkawinan silang antara Ayam Broiler dengan spesies ayam yang memiliki leher tak berbulu.


Ide di belakang pengembangan ayam telanjang ini bertujuan menghasilkan spesies ayam yang lebih efisien, yaitu ayam yang bisa bertahan hidup di negara-negara beriklim panas, dengan kata lain ayam tak lagi butuh pendingin ruangan yang akan menghemat biaya pemeliharaan ayam potong.

Dan tentu saja, ayam ini tidak membutuhkan pencabutan bulu sebelum diolah, sehingga memangkas ongkos produksi di pabrik pengolahan.

Namun banyak yang menentang inovasi genetika ayam tak berbulu ini dan mengatakan bahwa perubahan tidak mendapat manfaat hewan, dan pada kenyataannya kemungkinan untuk membuat hidup ayam-ayam bugil ini lebih buruk.

Ayam jantan tidak mampu untuk kawin karena mereka tidak bisa mengepakkan sayapnya untuk keseimbangan, dan ini juga berefek pada ayam betina.

Karena ayam-ayam ini tak berbulu, ayam lebih rentan terhadap parasit, penyakit kulit, serangan nyamuk, variasi suhu dan sengatan matahari.

Profesor Avigdor Cahaner, membela ayam generasi bugil ini dengan mengatakan, 
"Ini bukan ayam rekayasa genetika, itu berasal dari keturunan alam yang karakteristiknya telah dikenal selama 50 tahun, saya hanya membantunya untuk cepat tumbuh. Ayam broiler ini ayam normal, kecuali untuk fakta ia tidak memiliki bulu."

Para ilmuwan juga berharap generasi baru akan tumbuh lebih cepat karena tidak perlu menggunakan energi untuk menuumbuhkan bulu di tubuhnya, sehingga ayam akan memfokuskan makanan yang diserapnya untuk dijadikan daging sehingga ayam bisa lebih gemuk.


Berita tentang ayam berbulu pertama kali munculpada tahun 2002, dan sejak itu tidak ada lagi hal baru yang didengar. Kurangnya pembaruan di media tentang ayam khusus menunjukkan bahwa penciptaan Mr Cahaner itu tidak pernah berkembang biak secara komersial.

Inovasi genetika ayam tanpa bulu ini sebenarnya telah dilakukan sejak 2002, dan minimnya berita perkembangan baru tentang ayam tanpa bulu ini menunjukkan genetika ayam bugil ini tidak bisa dikembangkan untuk pasar komersial.

Minggu, 17 November 2013

Festival gembala ini diadakan di kota Hunterville, kota ini didirikan pada tahun 1884. Nama salah satu tempat di Selandia Baru ini diambil dari nama George Hunter yang berjalan dari Wellington dan memancang pasak pasak di tempat ini. Menurut Sensus tahun 2006, Hunterville memiliki populasi 440 jiwa. Lahan-lahan pertanian di sini masih dikelola oleh penduduk asli. Ada sejumlah toko, dua pub, kafe dan Hunterville & Districts Settlers Museum yang biasanya dibuka pada Jumat sore.

festival gembala

Selain itu, di Hunterville juga terdapat sebuah band seruling, Rangitikei Scots, yang dibentuk pada tahun 1923 untuk mendukung acara lokal dan mengikuti kompetisi di tingkat nasional. Band ini memiliki jadwal latihan pada malam Senin di mana para penduduk akan menyaksikan latihan mereka.

festival gembala

Dari semua hal di atas, yang paling terkenal di Hunterville adalah festival Huntaway-nya. Bahkan, Hunterville dijuluki sebagai “Ibukota Huntaway Dunia.”

Festival Huntaway diadakan setiap tahun dan tahun ini akan diselenggarakan pada tanggal 29 Oktober. Festival ini dimulai pada tengah hari dengan awalan kompetisi gonggongan anjing yang disusul dengan lomba lari di tengah-tengah jalanan kota untuk anak-anak Shemozzle yang dibuka bagi anak-anak berumur 9 tahun ke atas.

Acara utama festival ini dilaksanakan pada sore hari di mana gembala-gembala Shemozzle dan anjing Huntaway mereka akan bersaing dalam sebuah lomba lari sepanjang 2 mil, mempertaruhkan ketahanan untuk melewati berbagai rintangan. Rincian rute yang harus di lalui pun tidak diungkapkan kepada kontestan hingga menjelang perlombaan dimulai.

Selain itu, mereka juga harus menghadapi tantangan berupa makanan-makanan aneh yang berbeda setiap tahunnya. Pada festival tahun 2008, misalnya, di mana para kontestan berlari 50 meter dengan testis banteng tergigit gigi mereka. Kemudian, mereka harus mengunyah sereal kering, telur mentah dan meminum sekaleng bir hangat.

Subscribe to RSS Feed Follow me on Twitter!