Tampilkan postingan dengan label tahun. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tahun. Tampilkan semua postingan

Kamis, 19 Desember 2013

12 Sep 2013

Aneh tapi benar, seorang perompak mengembalikan hasil rompakannya kepada mangsa. Jarak waktu rompakan dan mengembalikan hasil rompakan bahkan berselisih 12 tahun! Kejadian ini terjadi di kota Nashville  Tennessee, Amerika Syarikat.

Perompak yang tidak diketahui namanya itu mengembalikan wang kepada korban, Keosavanh Xayarath yang menjadi korban rompakan olehnya ketika bekerja di toko kelontong di kota itu.

Selain mengembalikan wang hasil rampokan bernilah USD 400, lelaki tersebut juga menyelipkan sebuah surat permintaan maaf kepada pemilik toko.

Dalam suratnya, dia menyesal dan meminta maaf atas perbuatan bodohnya belasan tahun lalu. Ia mengaku sedang berada di bawah pengaruh ubat terlarang ketika melakukan aksinya.

Inilah Surat Perompak yang kembalikan wang hasil rompakan tersebut:
Saya adalah seorang penagih ubat-ubatan terlarang. Sekitar 11 atau 12 tahun lalu saya merompak toko ini menggunakan pistol. Sekarang saya tidak menggunakan ubat-ubatan terlarang lagi dan saya rasa saya harus menebus kesalahan saya kepada orang-orang yang pernah saya lukai di masa lalu.

Saya datang ke toko anda sekitar jam 9 atau 10 pada tahun 2002 atau 2003. Saya membeli 6 kerat bir dan rokok. Ketika juru wang membuka laci wang dan berniat memberi wang kembalian, saya menodongkan pistol dan mengambil sekitar USD 300 dari meja. Saya lalu melarikan diri dengan kereta putih.

Saya harap anda menerima wang ini dan mengampuni saya.
Semoga damai bersama dengan anda - Anonymous

Pengembalian wang yang disertai dengan surat tersebut mendapat simpati dari banyak pihak setelah InterAsian Market & Deli mengunggah foto surat tersebut di akaun Instagram mereka.

Salah seorang pengguna Instagram yang melihat foto tersebut menulis komentar bahawa peristiwa ini sangat inspiratif dan menunjukkan bahawa masih ada banyak orang baik di dunia ini.

Pengguna lainnya bahkan berharap agar mantan perompak tersebut mendapat kedamaian dan keberuntungan atas perbuatan baik yang telah ia lakukan. | ciricara.com 
Vemale

Selasa, 26 November 2013


Pasangan Evan Money dan Susa
Kemeriahan dan rasa suka cita pernikahan sangat lah indah dan menarik setiap orang pasti ingin merasakanya begitu juga dengan pasangan asal California Susan dan Evan Money punya cara unik mereka memilih melakukan pernikahan setiap tahun di tempat berbeda.
Sebenarnya pasnagn ini tidak memiliki rencana untuk menikah berulang kalai mereka hanya berniat menikah sekali dalam seumur hidup mereka namun dengan merasakan kemeriahan pesta pernikahan dan keromatisan dalam pernikahan mereka memutuskan untuk melakukan pernikahan setiap tahun.
“Evan adalah seorang pria yang sangat romantis, dia benar-benar cinta sejatiku. Aku tidak pernah berpikir Aku akan hidup sebahagia ini. Ini adalah pernikahan ke 15 ku dengan Evan dan Aku belum pernah sebahagia ini sebelumnya,” ujar Susan seperti dikutip Daily Mail Jumat, (24/2/2012).
Pasanggan Susan dan Evan Money tercatat sudah melakukan pernihakan sebanyak 15 kali di tempat yang berbedaDi antaranya di atas balon udara, di sebuah hotel di Las Vegas, di sebuah peternakan di Fort Lauderdale dan di beberapa tempat lainnya.
Susan pasangan wanita dari Evan juga mengatakan telah melkukan pernikahan di lima gerja berbeda dan telah di nikahkan oleh 11 pendeta.
“Pernikahan di pantai dengan lumba-lumba adalah pernikahan favoritku. Itu benar-benar adalah yang paling indah. Dan Aku tidak pernah bisa berhenti menangis,” ujar Susan.
Menurut evan suami dari Eva tempat pernikahan palaing berkesan dan tervavori bagi istrinya juga merupakan tempat yang paling berkesan bagi dirinya juga.
“Melihat wajah Susan yang begitu gembira membuatku ikut bahagia,” ujar Evan.
Sesuai rencana pasangan ini akan melakukan pernikahan yang ke 16 dalam sebuah pertandingan sepak bola di AS.
“Melangsungkan pernikahan setiap tahun memang membutuhkan biaya yang sangat besar. Namun ini adalah cara yang romantis untuk merayakan cinta Kami,” tambah Susan.
Subscribe to RSS Feed Follow me on Twitter!